PENGARUH KONSUMSI JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI
Main Article Content
Abstract
Hipertensi merupakan suatu kedaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara abnormal dan terus menerus pada beberapa kali pemeriksaan tekanan darah. Hipertensi dapat diatasi dengan nonfarmakologi salah satunya dengan jus tomat. Jus tomat mengandung kalium yang dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia diDusun Krestal Desa Torjun. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre-experiment designs dengan rancangan one group pretest-postest. Sampel sebanyak 39 lansia diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah pengaruh jus tomat dan variabel dependen adalah penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi tekanan darah dan menggunakan sypgmomanometer air raksa. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa dengan uji Paired T Test dan diartikan bermakna jika derajat kemaknaan (p < 0,05) untuk mengetahui adanya penurunan rerata tekanan darah sebelum sistolik 149,36 diastolik 88,21 mmHg dan rerata susudah sistolik 138,72 diastolik 82,31 mmHg tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Hasil uji penurunan tekanan darah pada lansia denganhipertensi menunjukan nilai derajat kemaknaan. p=0,000 yang artinya ada pengaruh jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Hipertensi dapat diatasi dengan pengobatan nonfarmakologi salah satunya dengan terapi jus tomat karena tomat mengandung kalium yang tinggi untuk menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga dapat menurunkan tekanan darah
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan