ANALISIS FAKTOR KOMPETENSI, BEBAN KERJA, DAN SISTEM INFORMASI TERHADAP KINERJA PETUGAS ADMINISTRASI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW
Main Article Content
Abstract
Kinerja petugas administrasi rumah sakit merupakan salah satu cerminan kualitas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit kepada setiap pengguna jasa pelayanan kesehatan. Beberapa faktor yang di indikasi berpengaruh terhadap kinerja petugas administrasi rumah sakit adalah kompetensi, beban kerja, dan pemanfaatan sistem informasi. ketika petugas administrasi rumah sakit tidak mampu atau tidak terfasilitasi dengan baik, maka dimungkinkan petugas administrasi rumah sakit tidak dapat menampilkan profesionalisme dalam pelayanan kepada setiap pengguna jasa pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kompetensi, beban kerja, dan sistem informasi terhadap kinerja petugas administrasi rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah 14 artikel jurnal ilmiah yang relevan, baik nasional maupun internasional, yang membahas kinerja rumah sakit, kompetensi sumber daya manusia, beban kerja, serta sistem informasi rumah sakit. Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data jurnal ilmiah, kemudian diseleksi berdasarkan kesesuaian topik, tahun publikasi, dan kelengkapan metode penelitian. Hasil telaah menunjukkan bahwa kompetensi SDM dan sistem informasi rumah sakit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja petugas administrasi, sementara beban kerja dapat memengaruhi kinerja secara positif maupun negatif tergantung pada ketersediaan sumber daya pendukung. Dengan demikian, kinerja petugas administrasi rumah sakit dapat ditingkatkan melalui penguatan kompetensi, pengelolaan beban kerja yang proporsional, serta optimalisasi sistem informasi rumah sakit yang terintegrasi dan berkelanjutan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan