ANALISIS ACTIVITY BASED MANAGEMENT UNTUK PENGENDALIAN PROSES GUNA MENURUNKAN OPPORTUNITY COST WAKTU TUNGGU KRS : LITERATURE REVIEW
Main Article Content
Abstract
Waktu tunggu pelayanan di instalasi farmasi dan rawat jalan telah menjadi salah satu sumber keluhan utama pasien yang tidak hanya memengaruhi persepsi terhadap mutu layanan, tetapi juga menimbulkan kerugian finansial bagi rumah sakit dalam bentuk opportunity cost, di mana setiap menit yang terbuang berarti hilangnya kesempatan untuk memanfaatkan sumber daya secara lebih produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Activity Based Management dan konsep Lean Management sebagai pendekatan terintegrasi dalam mengendalikan proses pelayanan guna menurunkan opportunity cost yang timbul dari lamanya waktu tunggu. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan literature review yang didukung oleh analisis proses operasional, di mana evaluasi dilakukan melalui identifikasi aktivitas non nilai tambah dengan menggunakan Value Stream Mapping untuk memetakan setiap tahapan alur pelayanan secara visual dan sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa lama waktu tunggu di instalasi farmasi dan rawat jalan sering kali melebihi Standar Pelayanan Minimal, yang disebabkan oleh hambatan administrasi yang berulang, koordinasi antar unit yang kurang optimal, serta ketidakefisienan alur kerja yang mengakibatkan penumpukan pasien dan antrean yang berkepanjangan. Implementasi Lean Management terbukti mampu mereduksi waktu tunggu secara signifikan hingga mencapai angka 32 hingga 50 persen, sementara penggunaan metode Time Driven Activity Based Costing memberikan transparansi biaya yang lebih akurat dengan mengukur biaya berdasarkan kapasitas waktu yang benar benar digunakan dalam setiap aktivitas pelayanan. Dengan demikian, pengendalian proses melalui integrasi Activity Based Management dan Lean Management terbukti efektif dalam mengurangi pemborosan waktu, menurunkan opportunity cost, serta meningkatkan nilai ekonomi rumah sakit dan kepuasan pasien secara berkesinambungan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskah melalui jurnal ini menyetujui persyaratan berikut :
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan pengelola Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan hak utama publikasi dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal yang dipublikasikan di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan